Pages

Selasa, 21 Mei 2013

Silent But Deadly I



FUNFIC

TITLE : Silent But Deadly I~

GENRE : MIX
CAST : - Naruto
-   Choji
-   Kiba
-   Shino

Di suatu hari….
“hei choji !”, seru naruto dengan nada jail. “apa -_- ?” . “eh, kamu suka makan kan ?”. “iya terus kenapa kok berbelit2 sih -_-“ . “ehm….. ayo ikut makan ramen denganku, tapi kamu yang bayar :D”. “dasar kamu naruto ! mangkannya kok kamu aneh pake’ nanya sgala ak ska makan apa egak, kmu psti udah tau kan kalo’ ak suka makan ngapain Tanya lagi ?? kau ini terlalu banyak bicara naruto, bilang saja……”,belum selesai choji berbicara naruto sudah menyela,”hah .. sssttt ! kamu yang banyak ngomong choji ! ya sudah ayo cepet gua udah laper !”.”yeah lah kalo begitu… skali2 traktir bocah kyuubi -_-”. “hehe, gitu dong!”ujar naruto sambil ngacungin jempol. “Yaudah basa-basinya, yuk kita ke ichiraku ajaa~”.
Di Ichiraku—
Author Pov
Aneh, ichiraku yang tiap hari bahkan sampai malem buka, sekarang tutup! Gak tau kenapa, mungkin ichiraku lagi rehat /plak/
Dengan muka lesu dan sedih, naruto menatapi ichiraku dengan ‘melas’.
Bagaikan, tak ada satupun rumah makan. Ichiraku sudah menjadi tempat spesial naruto, disaat bahagia maupun galau...
    “Sudahlah naruto, jangan sedih begitu!”, kata Choji membuat Naruto agak lega. “Hmm, yasudahlah tak apa, mungkin perut keroncongku ini sedang tidak berjodoh dengan ramen lezat ichiraku....”. Hening sejenak. Kemudian Kiba dan Shino datang.
    “Oi Naruto!! Kok lesu?”, sapa Kiba. “Perutku lapar dan Ichiraku tutup-_-” jawab Naruto lesu. “Ah sudahlah. Makan saja angin yang lewat ini” kata Shino sinis. “Kau tetap saja begitu!”Ujar Naruto.
    “Sudah-sudah, kita pergi ke kakek2 penjual dorayaki yuk!” usul Kiba. Semua saling bertatapan. Kakek penjual dorayaki?. “Emang ada ya?” tanya Naruto dan Choji.”Ada, tapi tempatnya terpencil, di dalam hutan. Kakek2 itu aku temui kemaren malam, tapi aku belum sempat membeli dorayakinya, aku penasaran. Baunya lezat.”jawab Kiba.”Aku jadi pengen, ayok antarkan kami pergi ke sana, dan kau Shino harus ikut!” Kata Naruto sambil mengacungkan telunjuk kemudian jempol kepada Shino. Shino mengangguk saja.
    Perjalanan dimulai..
Author Pov
WOW. Tempat yang ditunjukan Kiba sangat terpencil dan jauh! Mana mungkin ada orang yang tau dan membeli dorayaki di sini. Aneh aneh saja. Naruto sudah mulai berpikir yang tidak-tidak......
Naruto POV
Hmmm, aku mulai merasa aneh. Masa’ ada orang yang berjualan di sini? Siapa yang mau beli cobak-_-. Jangan-jangan ini kediaman seorang kakek tua yang dulunya seorang ninja pejuang yang mati secara tidak layak disini? Kemudian dia bergentayangan dan membalas dendam kepada orang yang lewat ataupun makan dorayaki buatannya? Dan mungkinkah aku sampai disini? Dimakan oleh hantu kakek itu? WAAAAAAAAAA...
    “Hei hei naruto!! Sadar! Ngapain teriak-teriak gak jelas gitu? Jangan ngelamun aja. Noh, tempatnya udah didepan mata!”.”Ah kamu Kiba, bikin aku kaget saja-_- aku hanya ngelamun, mbayangin kalo ada hantu disini._.”.Shino dan Choji geleng-geleng kepala.
Author POV
Mereka akhirnya masuk ke tempat ‘kakek dorayaki’
Naruto terkagum-kagum, ternyata tempat yang dia pikir menyeramkan ini benar-benar menakjubkan!
Tertata rapi menu dorayaki yang kelihatannya lezat. Tiap bangku, ada sebuah lilin aromateraphy yang baunya amat membuat jiwa tenang /namanya juga aromatherapy-_-/
Naruto melihat punggung sang kakek. Ia agak bergidik. Mungkin ini hanya tiupan, pikirnya. Saat kakek itu berbalik, ternyata....

TO BE CONTINUED....

0 komentar:

Posting Komentar