FUNFIC
TITLE : Silent But Deadly I~
GENRE
: MIX
CAST
: - Naruto
-
Choji
-
Kiba
-
Shino
Di
suatu hari….
“hei choji !”, seru naruto
dengan nada jail. “apa -_- ?” . “eh, kamu suka makan kan ?”. “iya terus kenapa
kok berbelit2 sih -_-“ . “ehm….. ayo ikut makan ramen denganku, tapi kamu yang
bayar :D”. “dasar kamu naruto ! mangkannya kok kamu aneh pake’ nanya sgala ak
ska makan apa egak, kmu psti udah tau kan kalo’ ak suka makan ngapain Tanya
lagi ?? kau ini terlalu banyak bicara naruto, bilang saja……”,belum selesai choji
berbicara naruto sudah menyela,”hah .. sssttt ! kamu yang banyak ngomong choji
! ya sudah ayo cepet gua udah laper !”.”yeah lah kalo begitu… skali2 traktir
bocah kyuubi -_-”. “hehe, gitu dong!”ujar naruto sambil ngacungin jempol. “Yaudah
basa-basinya, yuk kita ke ichiraku ajaa~”.
Di Ichiraku—
Author
Pov
Aneh, ichiraku yang tiap hari bahkan sampai malem buka, sekarang tutup! Gak
tau kenapa, mungkin ichiraku lagi rehat /plak/
Dengan muka lesu dan sedih, naruto menatapi ichiraku dengan ‘melas’.
Bagaikan, tak ada satupun rumah makan. Ichiraku sudah menjadi tempat
spesial naruto, disaat bahagia maupun galau...
“Sudahlah
naruto, jangan sedih begitu!”, kata Choji membuat Naruto agak lega. “Hmm,
yasudahlah tak apa, mungkin perut keroncongku ini sedang tidak berjodoh dengan
ramen lezat ichiraku....”. Hening sejenak. Kemudian Kiba dan Shino datang.
“Oi
Naruto!! Kok lesu?”, sapa Kiba. “Perutku lapar dan Ichiraku tutup-_-” jawab
Naruto lesu. “Ah sudahlah. Makan saja angin yang lewat ini” kata Shino sinis.
“Kau tetap saja begitu!”Ujar Naruto.
“Sudah-sudah,
kita pergi ke kakek2 penjual dorayaki yuk!” usul Kiba. Semua saling bertatapan.
Kakek penjual dorayaki?. “Emang ada ya?” tanya Naruto dan Choji.”Ada, tapi
tempatnya terpencil, di dalam hutan. Kakek2 itu aku temui kemaren malam, tapi
aku belum sempat membeli dorayakinya, aku penasaran. Baunya lezat.”jawab
Kiba.”Aku jadi pengen, ayok antarkan kami pergi ke sana, dan kau Shino harus
ikut!” Kata Naruto sambil mengacungkan telunjuk kemudian jempol kepada Shino.
Shino mengangguk saja.
Perjalanan
dimulai..
Author
Pov
WOW. Tempat yang ditunjukan Kiba sangat terpencil dan
jauh! Mana mungkin ada orang yang tau dan membeli dorayaki di sini. Aneh aneh
saja. Naruto sudah mulai berpikir yang tidak-tidak......
Naruto POV
Hmmm, aku mulai merasa aneh. Masa’ ada orang yang berjualan di sini? Siapa
yang mau beli cobak-_-. Jangan-jangan ini kediaman seorang kakek tua yang
dulunya seorang ninja pejuang yang mati secara tidak layak disini? Kemudian dia
bergentayangan dan membalas dendam kepada orang yang lewat ataupun makan
dorayaki buatannya? Dan mungkinkah aku sampai disini? Dimakan oleh hantu kakek
itu? WAAAAAAAAAA...
“Hei
hei naruto!! Sadar! Ngapain teriak-teriak gak jelas gitu? Jangan ngelamun aja.
Noh, tempatnya udah didepan mata!”.”Ah kamu Kiba, bikin aku kaget saja-_- aku
hanya ngelamun, mbayangin kalo ada hantu disini._.”.Shino dan Choji
geleng-geleng kepala.
Author
POV
Mereka akhirnya masuk ke tempat ‘kakek dorayaki’
Naruto terkagum-kagum, ternyata tempat yang dia pikir menyeramkan ini
benar-benar menakjubkan!
Tertata rapi menu dorayaki yang kelihatannya lezat. Tiap bangku, ada sebuah
lilin aromateraphy yang baunya amat membuat jiwa tenang /namanya juga
aromatherapy-_-/
Naruto melihat punggung sang kakek. Ia agak bergidik. Mungkin ini hanya
tiupan, pikirnya. Saat kakek itu berbalik, ternyata....
TO BE CONTINUED....
